Allah Ta’ala berfirman, “Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.” (QS. Al-Qashash [28]: 77) Perintah untuk beramal sholeh dan berbuat baik disebutkan berkali-kali dalam Alquran. Seseorang disebut sholih ketika ia telah bertakwa kepada Allah serta berbuat baik kepada sesama manusia. Sedang, seorang mukmin disebut muslih jika ia telah menyeru kepada kebaikan. Antologi habluminannas dimaksudkan agar kita memaknai hubungan antar sesama sebagai salah satu wujud ibadah kepada Allah. Selamat merenungi kata demi kata yang tersurat, semoga kita semakin menjadi manusia yang bermanfaat. Seperti Hadits Rasulullah, “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia” (HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni. Hadits ini dihasankan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami’ no:3289).
Buku Buku ini adalah antologi kisah-kisah inspiratif yang menggambarkan kehidupan seorang perempuan dalam konteks kehidupan sosial dan spiritual, khususnya dalam rangka membangun hubungan yang harmonis dengan sesama manusia. Dalam buku ini, pembaca akan menemukan kisah-kisah yang menggambarkan keberagaman sikap, perilaku, dan nilai-nilai akhlak yang dianut oleh tokoh-tokoh dalam cerita, seperti Dewi Setyawati, Nurbaya, Nna Achlam, Kesturi Pandanwangi, Nismah Maulida, Puspita Mandasari, Intan Rahayu, Lina, Indria Rachmawati, Fitri Aryani, Eka Mauliana Diastuti, Aprilita Novita Sari, Kin Chaniago, Nurveni Makruf, Dian Yuni Pratiwi, Nasiatul Aisyah Salim, Syafrani Ahmad, Nur Hikmah Tarigan, dan Rina Ratnaningsih. Setiap kisah dalam buku ini menggambarkan upaya untuk menjaga hubungan baik antarmanusia, menghindari prasangka, menghindari sifat sombong, serta menerapkan akhlak mulia dalam pergaulan sehari-hari. Buku ini juga membahas pentingnya berbakti pada orang tua sebagai salah satu cara untuk meraih kunci surgawi, serta menekankan pentingnya menjaga ucapan dan menjaga hati agar tetap bersih dan terjaga dari kesan negatif. Dengan gaya penulisan yang penuh makna dan pesan moral yang dalam, buku ini menjadi panduan bagi pembaca untuk meraih kebahagiaan dunia dan akhirat melalui perbuatan baik, kesabaran, dan kejujuran dalam berinteraksi dengan sesama. Buku ini juga menggambarkan peran penting dari perempuan dalam membangun keharmonisan dalam keluarga dan masyarakat, serta menjadikan diri sebagai bagian dari kehidupan yang bermakna dan bermartabat.
Unduh untuk perangkat lain: