Di kampus ini ada WiFi, Gus? "Ada," jawabnya sambil melipat tangan di dada. "Tapi cuma buat tugas. Bukan buat santai-santai. Ingat, di sini kampus berbasis pesantren!" Aku mengangguk pelan. Tapi sebelum aku sempat bilang apa-apa, dia mendekat sedikit. "Jangan sampai aku denger kamu pakai buat hal-hal aneh," bisiknya, lalu menyelipkan satu senyum nakal. "Apalagi kalau ketahuan stalking aku." Aku langsung nyaris tersedak udara.
Unduh untuk perangkat lain: