Filsafat ilmu membantu kita memahami bahwa tidak ada teori yang berdiri di ruang hampa. Setiap penelitian adalah bagian dari percakapan panjang umat manusia. Karena itu, meneliti berarti berpar tisipasi dalam dialog sejarah. Seorang peneliti bahasa Indonesia yang mengkaji wacana media sosial, misalnya, sebenarnya sedang berbicara dengan Saussure, dengan Chomsky, dengan Bourdieu, dengan Pennycook, dan dengan para filsuf kontemporer yang menelaah makna bahasa di era digital. Ia mene ruskan percakapan yang sudah berlangsung berabad-abad, tetapi dengan suara yang khas dari konteks Indonesia.
Unduh untuk perangkat lain: