Mendudukkan ontologi rahmat dalam dialektika wahyu dan eealitas interdisipliner merupakan manifestasi Islam sebagai Rahmatan lil ‘Al amin merupakan sebuah imperatif teologis yang seringkali mengalami reduksi makna dalam diskursus kontemporer. Di satu sisi, ia kerap digu nakan sebagai retorika politis yang dangkal, dan di sisi lain, ia terkadang dipahami secara sempit hanya dalam koridor ritualistik. Hadirnya buku bertaju"Islam Rahmatan Lil Alamin: Pendekatan Al-Qur''''an, Hadits, Fiqh dan Islam Interdisipliner" ini merupakan sebuah upaya intelektual yang monumental untuk mengembalikan diskursus tersebut ke dalam diskusi akademik yang tepat sasaran, metodis, dan integratif.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.