Buku ini mengangkat persoalan fundamental dalam dunia pendidikan Indonesia, yakni krisis karakter generasi muda di tengah arus globalisasi yang pesat dan budaya instan yang mendominasi. Dengan pendekatan yang khas dan mendalam, buku ini menawarkan sebuah model pembelajaran berbasis interkoneksi yang dipadukan dengan nilai-nilai sufistik. Model ini bertujuan membangun keterhubungan tidak hanya antarilmu, tetapi juga antara aspek intelektual, emosional, dan spiritual peserta didik. Nilai-nilai sufistik seperti kejujuran, kesabaran, keikhlasan, dan pengendalian diri menjadi fondasi pembelajaran yang transformatif dan membentuk karakter utuh. Buku ini memaparkan hakikat dan landasan pendidikan, mendalami konsep karakter sufistik, serta memberikan panduan praktis implementasi model interkoneksi sufistik dalam berbagai mata pelajaran. Buku ini cocok digunakan oleh para guru, dosen, mahasiswa keguruan, dan pemerhati pendidikan yang ingin menerapkan pendekatan pembelajaran berkarakter secara utuh dan bermakna. Model Pembelajaran Interkoneksi Berkarakter Sufistik
Unduh untuk perangkat lain: