Pandemi Covid-19 mendorong tren berkebun rumahan sebagai solusi untuk mengatasi pembatasan sosial dan memenuhi kebutuhan pangan serta tanaman hias, dengan banyak orang seperti Raissa Faranda menemukan manfaat mental dari aktivitas ini. Di berbagai daerah, seperti Kabupaten Tangerang, ibu rumah tangga memanfaatkan lahan kosong untuk bercocok tanam, yang tidak hanya memenuhi kebutuhan dapur mereka tetapi juga mendukung ekonomi lokal, sementara lembaga seperti Kebun Kumara dan inisiatif teknologi pertanian membantu meningkatkan efisiensi dan ketahanan pangan. Koleksi Tempo Publishing
Unduh untuk perangkat lain: