Memaafkan tidak serta-merta memaksa kita untuk melupakan mimpi buruk yang kita alami, melainkan agar kita dapat menjalani hidup lebih baik dan perlahan melepaskan beban itu hingga akhirnya usai. Rumah tempat berteduh itu selalu didambakan. Sejak kecil, pengalaman buruk itu senantiasa mengisi hariku yang malang hingga aku tumbuh menjadi remaja yang tidak merasa cukup baik. Lalu, perjalanan panjang itu perlahan menuntunku untuk mengurai luka. Jika bayang-bayang itu masih teringat, melalui buku Selumbari, aku ingin mengajakmu bersama-sama selangkah lebih maju untuk memaafkan: satu langkah untuk memaafkan diri, dan satu langkah untuk memaafkan mereka yang juga terjebak.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.