Di era ketika notifikasi tak pernah berhenti berbunyi dan ruang digital menjadi tempat utama manusia berinteraksi, batas antara kebutuhan dan keinginan semakin kabur. Buku ini mengupas secara mendalam bagaimana social presence (rasa kehadiran orang lain di dunia maya) dan Fear of Missing Out (FOMO) menjadi dua kekuatan psikologis yang secara halus namun kuat mengarahkan perilaku konsumen modern. Melalui penjelasan yang runtut dan berbasis riset terbaru, buku ini mengungkap bagaimana interaksi real-time, komentar yang mengalir cepat, hingga kedekatan semu antara konsumen dan konten kreator dapat mendorong niat beli, bahkan memicu pembelian impulsif. Tidak hanya itu, buku ini juga menjelaskan bagaimana platform digital, algoritma, serta strategi pemasaran memanfaatkan mekanisme psikologis tersebut untuk menciptakan urgensi, eksklusivitas, dan rasa takut tertinggal yang semakin menggerakkan perilaku konsumsi. Buku "Jebakan Koneksi: Bagaimana Social Presence dan FOMO Mendorong Niat Beli dan Impulsivitas Konsumen di Era Digital" terdiri dari 8 BAB yang membahas mengenai Mendefinisikan Social Presence: Lebih dari Sekadar Online, Anatomi FOMO: Psikologi di Balik "Takut Ketinggalan", Impulsive Buying: Mengapa Kita Membeli Tanpa Berpikir?, Purchase Intention: Proses Sadar di Balik Keinginan Membeli, Model Hubungan: Bagaimana Koneksi Memicu Kecemasan, dan Kecemasan Memicu Pembelian, Arena Utama: Social Commerce dan Live Streaming, Peran Influencer, Ulasan, dan Bukti Sosial, Dunia Baru: Game Online dan Metaverse.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.