Buku ini memberikan gambaran tentang profil pekerja berupah rendah dan ketimpangan upah yang terjadi di Indonesia. Data utama diambil dari Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) pada periode Agustus 2018 hingga Agustus 2023. Melalui analisis deskriptif dan model regresi logit, terungkap bahwa pekerja berupah rendah mencerminkan kerentanan dalam pasar tenaga kerja dan ketidaksetaraan struktural yang mendalam. Secara umum, pekerja berupah rendah memiliki tingkat pendidikan yang rendah, bekerja di sektor informal atau pertanian, dan tinggal di daerah pedesaan. Jenis pekerjaan mereka cenderung paruh waktu atau tidak tetap, yang menyebabkan pendapatan yang rendah dan ketidakstabilan ekonomi. Kelompok perempuan dan generasi muda (Gen Z) lebih rentan terjebak dalam kondisi ini akibat hambatan struktural. Pandemi Covid-19 turut memperburuk situasi tersebut dengan meningkatkan risiko ekonomi yang dampaknya belum pulih sepenuhnya. Sebaliknya, pekerja dengan tingkat pendidikan lebih tinggi dan masa kerja yang lebih lama cenderung memiliki pekerjaan yang lebih stabil dan bergaji lebih tinggi sehingga mengurangi risiko terperangkap dalam pekerjaan berupah rendah. Meskipun kesenjangan upah di Indonesia menunjukkan penurunan yang lambat dan beberapa indikator mengarah pada perbaikan distribusi upah yang lebih merata, jurang antara kelompok berupah tertinggi dan terendah tetap lebar. Pemahaman ini menegaskan pentingnya intervensi kebijakan yang lebih efektif untuk mengatasi ketimpangan dan menciptakan kesempatan yang lebih adil bagi pekerja berupah rendah, guna mendorong pemerataan kesejahteraan di Indonesia.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.