Buku ini menyelidiki hubungan kompleks antara seni tari dan politik dari masa ke masa. Dari penggunaan seni tari sebagai alat propaganda hingga bentuk perlawanan dan protes dalam gerakan seni politik, penulis mengungkap bagaimana politik memengaruhi penciptaan, pertunjukan, dan penerimaan seni tari. Dengan analisis yang tajam, buku ini membuka wawasan tentang kekuatan dan batasan ekspresi politik dalam seni tari.
### Buku ini menjelajahi peran politik dalam seni tari dari berbagai aspek, mulai dari penggunaan seni tari sebagai alat propaganda oleh penguasa, hingga perlawanan dan protes melalui seni tari. Bab pertama memaparkan bagaimana seni tari sering digunakan untuk memuliakan penguasa dan mengukuhkan legitimasi kekuasaan. Bab kedua menggali seni tari sebagai bentuk perlawanan terhadap kekuasaan politik, baik melalui proses penciptaan karya maupun dalam gerakan sosial dan politik. Bab ketiga memaparkan bagaimana seni tari menjadi alat untuk menggambarkan dan membangun identitas budaya dan politik, serta bagaimana tubuh dan gerakan dalam seni tari menjadi ekspresi politik yang signifikan. Buku ini tidak hanya mengungkapkan kekuatan ekspresi politik dalam seni tari, tetapi juga menunjukkan batasan-batasan yang membatasi penciptaan dan pertunjukan karya tersebut. Diharapkan buku ini dapat menginspirasi pembaca untuk mengungkapkan ideologi politik mereka dengan cara yang menarik dan mengesankan.
Unduh untuk perangkat lain: