MANGKUBUMI Raja Terbesar Kedua Penerus Mataram 1717-1792

Sastra
MANGKUBUMI Raja Terbesar Kedua Penerus Mataram 1717-1792

15 MB
ebook
1 Dilihat
Penerbit
ISBN
978-979-9471-43-7
eISBN
proses
Wishlist
Bagikan

Sinopsis

Buku yang di tangan saudara ini ditulis dengan tujuan mengkaji tentang peristiwa-peristiwa pelik sejak pasca perjanjian Palihan Nagari. Tentunya sudah banyak buku yang ditulis tentang Perjanjian Giyanti 1755, tetapi kajian peristiwa-peristiwa setelah perjanjian itu hingga tahun 1792 jarang sekali. Untuk itulah buku ini hadir di tangan saudara agar memahami lebih jelas dan gamblang peristiwa-peristiwa pasca perjanjian itu yang ternyata konflik politiknya lebih rumit walaupun perang di Jawa sudah tidak berkecamuk. Kesultanan Yogyakarta tentunya tidak dapat dipisahkan dengan nama Sultan Mangkubumi atau dikenal juga dengan Sultan Hamengku Buwono I. Dia merupakan pendiri dan raja terbesar kedua dari dinasti penerus Mataram Islam. Kerja keras selama hidupnya patut dijadikan teladan bagi masyarakat Yogyakarta dan masyarakat Indonesia. Buku ini ditulis secara kronologis sehingga pembaca akan mudah dan enak untuk memahaminya. Dengan membaca buku ini saudara semakin yakin mengapa Yogyakarta menjadi sangat istimewa baik dari sisi historisnya maupun sisi peninggalan kebudayaannya yang sampai detik ini dapat dinikmati bersama. Buku ini sangat cocok dibaca oleh peminat sejarah, mahasiswa, guru, sejarawan, maupun masyarakat umum.

Tags:
Keyword:

Untuk membaca, silahkan unduh aplikasi di bawah ini:

Unduh untuk perangkat lain:

playstore windows appstore macos

Orang Lain Juga Membaca Buku Ini

Buku Lainnya dari Lilik Suharmaji

Selengkapnya

Buku Lainnya dari Penerbit MATABANGSA

Selengkapnya

Buku Lainnya dari Kategori Bahasa Dan Sastra

Selengkapnya

Buku Lainnya dari Sub Kategori Sastra

Selengkapnya

Buku Terbaru

Buku Terpopuler

Selengkapnya
MANGKUBUMI Raja Terbesar Kedua Penerus Mataram 1717-1792

MANGKUBUMI Raja Terbesar Kedua Penerus Mataram 1717-1792

Lilik Suharmaji

Preview
Hubungi Kami
cara-membaca-buku