Di sudut gelap sebuah gang, seorang pria berdiri, tubuhnya berbalut jaket hitam yang basah kuyup. Matanya tajam menatap sekeliling, memastikan bahwa tak ada yang mengikutinya. Leo menarik napas dalam, aroma hujan bercampur asap knalpot memenuhi paru-parunya. Jantungnya berdegup cepat, bukan hanya karena dinginnya malam, tetapi juga karena sesuatu yang lebih besar—sesuatu yang selama ini menghantuinya. Luka lama yang belum sepenuhnya sembuh. Ia menggenggam erat secarik kertas di tangannya. Pesan singkat yang membuatnya kembali ke tempat ini, ke masa lalu yang ingin ia lupakan. Dari kejauhan, suara sirene meraung, mendekat seiring dengan langkah-langkah berat di jalanan. Leo menoleh, rahangnya mengeras. Ia merasakan ketegangan dalam udara malam itu—pertanda bahwa badai belum usai. Ia menarik napas sekali lagi, lalu melangkah ke kegelapan, siap menghadapi apa pun yang menunggunya.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.