Alya duduk termenung di bangku taman yang dulu menjadi tempat favoritnya bersama Nina. Angin sore berhembus pelan, menggoyangkan dedaunan yang mulai berguguran. Hatinya terasa berat, seperti ada ribuan beban yang menggantung di dalamnya. Di tangannya, tergenggam sebuah surat yang telah kusut karena terlalu sering dibuka dan dibaca berulang kali. Alya, jika suatu saat aku tidak bisa lagi bersamamu, aku ingin kamu tetap tersenyum. Aku ingin kamu bahagia, meskipun tanpa aku di sisimu. Karena kamu adalah sahabat terbaik yang pernah aku miliki. Dulu, dunia Alya terasa begitu sempurna. Ia memiliki Nina—sahabat yang selalu ada di setiap suka dan duka. Ia juga memiliki Raka, laki-laki yang telah mencuri hatinya sejak lama. Namun, semuanya berubah saat Nina jatuh sakit. Penyakit yang diam-diam menggerogoti tubuhnya perlahan merenggut semua yang mereka miliki. Hingga di satu titik, Nina mengungkapkan sesuatu yang tidak pernah Alya bayangkan sebelumnya—Nina juga mencintai Raka. Alya dihadapkan pada pilihan yang begitu sulit. Antara cinta dan persahabatan, antara kebahagiaan sendiri dan kebahagiaan orang yang sangat ia sayangi. Pada akhirnya, ia memilih untuk mengorbankan perasaannya sendiri demi melihat Nina tersenyum di hari-hari terakhirnya.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.