Hujan turun dengan deras malam itu, membasahi jalanan yang sepi. Di sebuah rumah kecil di ujung gang, seorang gadis belia duduk di tepi ranjang dengan seorang anak laki-laki yang terlelap di pelukannya. Gadis itu, Naya, menggenggam tangan adiknya erat, seolah takut kehangatan itu akan menghilang. Air matanya jatuh perlahan, bercampur dengan suara hujan yang mengguyur atap seng rumah mereka. Dunia mereka baru saja berubah. Dalam hitungan hari, mereka kehilangan kedua orang tua mereka dalam kecelakaan yang tragis. Tidak ada lagi suara tawa ayah, tidak ada lagi pelukan lembut ibu. Hanya ada mereka berdua, di dunia yang terasa begitu luas dan kejam. Naya mengusap kepala adiknya, Raka, yang masih terisak meski sudah tertidur. Ia ingin berkata bahwa semuanya akan baik-baik saja, bahwa mereka akan melalui ini bersama. Namun, bagaimana mungkin ia bisa meyakinkan adiknya jika dirinya sendiri tidak tahu bagaimana caranya bertahan?
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.