Maya selalu percaya bahwa hidup adalah tentang urutan langkah yang harus diambil, urutan waktu yang harus dijalani, dan urutan takdir yang seolah sudah ditentukan. Namun, di titik tertentu, ia mulai menyadari bahwa tidak ada urutan yang pasti dalam hidup. Keputusan yang ia buat, pertemuan yang terjadi begitu saja, bahkan kegagalan yang ia alami—semuanya saling terkait dan membentuk perjalanan yang lebih besar dari yang ia bayangkan. Tentu saja, tidak mudah untuk memahami hal ini. Di masa remajanya, Maya selalu berusaha mengikuti alur yang sudah ada, seperti antrean panjang di ruang tunggu yang tak terhindarkan. Semua orang memiliki giliran masing-masing, dan ia percaya bahwa suatu hari, gilirannya untuk sukses dan bahagia akan datang. Namun, kenyataan tidak semudah itu. Ketika tiba di kota besar untuk mengejar impiannya, Maya merasa seperti seorang penonton dalam kisah orang-orang sukses. Setiap langkah terasa ragu, dan setiap keputusan tampak membawa lebih banyak pertanyaan daripada jawaban. Dia merasa seperti berada di urutan paling belakang dalam antrean hidup, menunggu gilirannya, sementara dunia bergerak begitu cepat di depannya. Namun, hidup tidak menunggu siapa pun. Ketika pintu kesempatan akhirnya terbuka, Maya harus belajar untuk mengambil langkah tanpa menunggu semuanya sempurna. Tidak ada lagi waktu untuk menunggu giliran. Hidupnya, tak peduli seberapa terlambat ia merasa, adalah miliknya sendiri untuk dibentuk.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.