Kita telah diajarkan untuk bergerak maju, melupakan, dan menyembuhkan. Namun, bagaimana jika kecepatan itu justru menjauhkan kita dari inti persoalan? Bagaimana jika luka terbesar bukan datang dari luar, melainkan dari diri kita yang terus kita tinggalkan dalam kesunyian? Buku ini adalah undangan untuk berhenti berlari. Ini adalah jeda yang lama tertunda, sebuah perjalanan pulang menuju diri yang pernah kita buang, yang kini mengetuk pintu perlahan, meminta dikenali.Jika kamu sedang berada di masa yang paling berat, bukalah buku ini. Mari, kita berhenti meninggalkan diri sendiri untuk menjadi lebih tenang dan menenangkan.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.