Punakawan, yaitu abdi (pembantu) dalam wayang kulit Jawa. Sosok yang figurnya tidak lagi digambarkan secara dekoratif. Namun tampak menunjukan keasliannya, karena secara idealistis dianggap sebagaimana manusia dan juga memiliki sifat-sifat kedewataan; representasi manungsa kang watak dewa. Dalam realitas kehidupan, punakawan tidak hanya sebagai pembantu, namun juga sebagai sahabat (membangun pasaduluran) para satria yang memiliki tugas sebagai penumpas kebatilan, dan pada sesama manusia sebagai pembentuk ikatan sosial. Eksistensi punakawan yang menunjukan kekuatan alami, yaitu gambaran rakyat. Hal ini merupakan cermin dari peran demokrasi di Indonesia, kedaulatan adalah di tangan rakyat. Sungguhpun juga hadir sebagai bentuk eksistensi abdi negara, pelaksana untuk menjalankan dinamika kehidupan bernegara. Dalam pembentuk jati diri bangsa hadir sebagai guru; guru laku dan guru ngelmu, orang yang tanpa tanda jasa membangun karakter atau watak bangsa Indonesia. Secara universal eksistensi punakawan dalam seni pertunjukan wayang kulit yang digelar sebagai tuntunan, hal ini menunjukan bahwa punakawan merupakan keyakinan langggeng: dongo slamet dan pusoko iman.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.