Panglima Daya adalah Humas teladan. Di usianya yang ke-35, ia sudah menjadi Direktur Humas di sebuah institusi negara. Muda, cerdas, dan penuh integritas. Panglima terus berupaya untuk menyusun narasi yang menyentuh hati dan menjaga kepercayaan masyarakat. Namun, di balik kehebatannya di ruang publik, Panglima menyimpan kesunyian yang tak pernah ia ceritakan. Hatinya bergetar untuk seseorang perempuan yang hadir dalam hidupnya, seperti pagi yang tenang, membawa cahaya hangat. Tapi, tak bisa ia rengkuh. - Integritas seorang humas - Cinta yang terlambat diungkap - Antara tugas negara dan perasaan pribadi
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.