Berisi dua cerita pendek yang mengisahkan dunia perempuan—satu, orang tua tunggal dengan satu anak; dan satunya lagi gadis yang beranjak remaja—yang dituturkan dengan begitu piawai. Tsushima yang selalu menuliskan perempuan independen, tak pelak menjadikan prosanya dikenal sebagai fiksi dengan warna kental feminisme, walau ia tak ingin pelabelan semacam ini. Meraih berbagai penghargaan sastra bergengsi di Jepang, Yuko Tsushima mengikuti jejak Osamu Dazai, ayahnya, yang menjadi salah satu pengarang terdepan abad 20.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.