Buku “Inovasi Teknologi Kelapa Terpadu: Dari Pangan Hingga Energi Berkelanjutan—Pendekatan Ekonomi Sirkular dan SDGs dalam Pengolahan Komoditas Tropis Unggulan” merangkum hasil riset dan kajian mutakhir mengenai pengolahan kelapa dari hulu ke hilir, dengan orientasi kuat pada keberlanjutan. Disusun untuk mahasiswa, dosen, peneliti, pelaku industri, dan pemangku kepentingan, buku ini menempatkan kelapa sebagai motor agribisnis yang bernilai ekonomi, sosial, dan lingkungan, sekaligus penopang transformasi menuju sistem produksi sirkular. Struktur buku dibuka dengan Pendahuluan yang memaparkan konteks global industri kelapa dan urgensi inovasi berkelanjutan. Bagian inti membahas teknologi ekstraksi VCO (tekan dingin, enzimatik, sentrifugasi), inovasi pengolahan air kelapa (termasuk fermentasi berbantuan ultrasonik), serta pemanfaatan limbah padat (briket, arang aktif, biochar, dan asap cair). Selanjutnya, buku mengulas otomasi dan teknologi mutakhir—AI, computer vision, dan sistem mesin multifungsi—serta perspektif kebijakan seperti blockchain dan e-governance untuk keterlacakan. Unit terakhir menyorot implementasi pada UMKM/petani melalui studi kasus, pelatihan, dan strategi pemberdayaan. Benang merah buku ini adalah pengolahan terpadu berbasis ekonomi sirkular—memastikan setiap bagian kelapa memberi nilai tambah, menekan limbah, dan mengoptimalkan energi, air, serta bahan baku. Contoh implementasinya meliputi produksi biochar dan bioenergi dari limbah, yang tidak hanya mengurangi jejak lingkungan tetapi juga memperluas portofolio produk bernilai. Pada sisi proses, pendekatan seperti cold-press dan ekstraksi enzimatik meningkatkan mutu serta hasil, sehingga kompetitif di pasar premium. Aspek tata kelola dan digitalisasi mendapat porsi khusus: blockchain dan e-governance ditawarkan untuk memperkuat transparansi rantai pasok, standar mutu, dan kepercayaan pasar—suatu prasyarat agar industri kelapa Indonesia naik kelas di pasar global. Kontribusi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dipetakan secara eksplisit. Inovasi dan nilai tambah di tingkat petani mendorong SDG 1 (Tanpa Kemiskinan); pemanfaatan limbah menjadi energi terbarukan menopang SDG 7; praktik produksi-konsumsi bertanggung jawab memperkuat SDG 12; sementara biochar, agroforestri, dan praktik cerdas iklim mengakselerasi SDG 13 (Aksi Iklim). Pendekatan lintas-tujuan ini dirancang agar sinergis dan terukur. Pada tataran implementasi, buku menekankan peran UMKM dan pelatihan sebagai kunci adopsi teknologi yang inklusif dan efisien—dari mesin multifungsi yang menekan biaya hingga peningkatan mutu produk yang berdaya saing ekspor. Menutup bahasan, penulis menggarisbawahi tantangan R&D, pembiayaan teknologi, dan komersialisasi bioenergi sebagai pekerjaan rumah yang membutuhkan kolaborasi lintas aktor, arah kebijakan yang kondusif, dan investasi berkelanjutan agar transformasi industri kelapa benar-benar terjadi di skala nasional.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.