Di tengah derasnya arus perbedaan dan kompleksitas kehidupan beragama di Indonesia, konsep ?if? al-d?n atau “menjaga agama” kerap dipahami secara sempit—sekadar mempertahankan identitas dan simbol. Padahal, dalam khazanah maq??id al-shar?‘ah, makna ini sejatinya jauh lebih luas dan dinamis. Buku ini mengajak pembaca menyelami kembali makna ?if? al-d?n, lalu menafsirkannya ulang menjadi ?urriyah al-i‘tiq?d—kebebasan beragama dan berkeyakinan—sebagai landasan hidup harmonis di tengah keberagaman. Dengan meramu kajian klasik, pendekatan kontekstual, dan prinsip hak asasi manusia, buku ini menunjukkan bahwa menjaga agama bukan berarti menutup diri, melainkan membuka ruang kebebasan yang bertanggung jawab. Lebih dari sekadar kajian teoretis, buku ini menyoroti realitas di lapangan: diskriminasi dan ketegangan yang masih dialami kelompok rentan, serta tantangan membangun toleransi sejati di ruang publik. Disajikan dengan bahasa yang renyah namun tetap berbobot, pembaca diajak memahami agama secara substansial—sebagai kekuatan yang menebar rahmat, melindungi kemanusiaan, dan memperkuat persaudaraan lintas batas. Inilah undangan untuk memandang agama bukan sebagai tembok pembatas, tetapi sebagai jembatan yang menghubungkan hati dan pikiran, demi terciptanya kehidupan yang damai di bumi yang kita bagi bersama.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.