Tari Telek sebagai salah satu warisan seni pertunjukan Bali yang sarat makna religius dan simbolis. Dalam konteks modern, tarian ini tidak hanya hadir sebagai media ritual, tetapi juga menjadi bagian dari industri pariwisata dan hiburan, yang sering kali membawa tantangan komodifikasi budaya. Smara Jantra, karya ini menawarkan strategi artistik dalam menafsirkan ulang (reinterpretasi) Tari Telek agar tetap menjaga otentisitas dan nilai sakralnya, sekaligus mampu beradaptasi dengan tuntutan kontemporer. Penulis mengeksplorasi bagaimana seniman, komunitas budaya, dan institusi lokal berupaya mempertahankan identitas, simbol, serta filosofi tarian, tanpa kehilangan daya tarik estetis di tengah pasar global. Reinterpretasi Tari Telek Legian dalam Smara Jantra: Strategi Artistik Menghadapi Komodifikasi Budaya
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.