Di balik kerasnya perlawanan rakyat Tanah Kampar, berdiri satu nama yang menggema di gelanggang sejarah, Yaitu Kasir Datuok Saibu Gaghang atau dikenal umum sebagai Datuk Seribu Garang, seorang Dubalang yang tak gentar menantang penjajahan, murid sekaligus pewaris semangat pamannya, Karim Datuok Saibu Gaghang, sang guru para pejuang. Dari gelanggang silat di Bangkinang hingga pengasingan di Ternate dan Digul, jejak Kasir adalah kisah tentang keberanian yang menolak tunduk, tentang marwah yang tak dapat dibeli, dan tentang anak Jati Melayu Tanah Andiko yang memilih terbuang daripada dijajah. Kolonial mencatatnya sebagai pemberontak berbahaya. Namun bagi rakyat V Koto Kampar (Kuok, Salo, Bangkinang, Air Tiris, dan Rumbio) namanya diingat sebagai benteng terakhir marwah negeri. la bukan hanya pahlawan di medan tempur, melainkan simbol harga diri Tanah Andiko, pewaris Sriwijaya yang menolak dilenyapkan sejarah. Buku ini menyingkap arsip-arsip kolonial yang berdebu, memulihkan memori yang nyaris hilang, dan menempatkan kembali Kasir Datuok Saibu Gaghang di pangkuan sejarah bangsa. Sebuah karya yang tidak hanya sebatas menulis sejarah, tetapi membangkitkan semangat Melayu untuk kembali berdiri tegak di atas marwahnya sendiri.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.