Buku ini hadir sebagai ikhtiar akademik dalam merespons perkembangan teknologi digital yang kian masif serta dampaknya terhadap studi hadis. Jika dahulu transmisi, validasi, dan kajian hadis dilakukan secara manual melalui manuskrip, naskah cetak, dan kajian langsung bersama guru, maka kini kita berhadapan dengan fenomena digitalisasi yang melahirkan peluang sekaligus tantangan baru. Fenomena ini bukan hanya soal bentuk dan media, melainkan juga menyangkut otoritas, validitas, serta metodologi pemanfaatan hadis dalam ruang digital.
Unduh untuk perangkat lain: