Buku ini hadir sebagai upaya sistematis untuk merekonstruksi jejak golongan Alawiyyin di Tanah Deli, sebuah kota yang pernah meneguhkan dirinya sebagai pusat kosmopolitan di Sumatera Utara, antara tahun 1905 hingga 1966. Melalui bacaan lintas sumber dan analisis yang teliti, karya ini tidak semata-mata menulis ulang peristiwa, melainkan juga merekam dinamika sosial, ekonomi, budaya, dan religius yang membentuk jaringan transnasional Hadrami di nusantara.
Unduh untuk perangkat lain: