Buku ini menjelaskan proses pembentukan dan perubahan perilaku kewirausahaan hijau di kalangan mahasiswa di Bali yang mengacu pada teori perilaku terencana dan konsep pemasaran sosial. Dukungan infrastruktur kelembagaan seperti media massa, media sosial, perbankan, asosiasi industri, institusi pendidikan, dan pemerintah dapat memberi kontribusi bagi pengembangan kewirausahaan hijau. Kewirausahaan hijau penting dikembangkan di Bali karena Bali merupakan destinasi wisata ramah lingkungan sehingga sangat berkepentingan untuk menjaga kelestarian lingkungan alam untuk keberlanjutan. Kajian tentang perilaku kewirausahaan hijau memiliki urgensi yang tinggi karena adanya kebutuhan yang mendesak untuk memenuhi kebutuhan masyarakat melalui kewirausahaan dan adanya kebutuhan yang mendesak untuk menyelamatkan lingkungan hidup di Bali untuk keberlanjutan.
Unduh untuk perangkat lain: