Tradisi membangunkan orang untuk menjalankan sahur hampir setiap daerah ada. Ada berbagai istilah dalam upaya membangunkan masyarakat untuk mejalankan ibadah sahur. Di Kalimantan Barat belum ada tulisan yang mengangkat tradisi membangunkan orang sahur. Keterbaruan dari penelitian ini adalah bahwa tradisi membangunkah orang sahur di Mempawah ada yang berbeda. Pada awal awal tradisi sahur sahur orang berkeliling tidak saja menggunakan alat musik kentongan/kelontong saja, namun ada yang membawa tawak. Tawak adalah sejenis gong kecil yang banyak di miliki masyarakat Dayak saat itu. Buku ini dapat diselesaikan dengan baik karena mendapat dukungan dari berbagai pihak. Terima kasih yang sebesar-besarnya terutama kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Mempawah dan IKIP PGRI Pontianak yang memfasilitasi penelitian di Kabupaten Mempawah. Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada Rondi Adriyanto S. Pd dan semua pihak yang tidak dapat kami sebut satu per-satu, hanya syukur, doa dan ucapan terimakasih yang setinggitingginya kami ucapkan, semoga amal ibadah dibalas dan diterima oleh Tuhan YME Aamiin.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.