Laut menutupi lebih dari 70 persen permukaan bumi dan menyimpan potensi yang luar biasa besar. Namun sayangnya, kekayaan ini sering terpinggirkan dalam percakapan tentang masa depan pangan dan pembangunan berkelanjutan. Ketika dunia menghadapi krisis pangan global dan tekanan lingkungan yang makin genting, muncul kebutuhan mendesak akan solusi yang bukan hanya sehat, tetapi juga ramah lingkungan. Di titik inilah, konsep blue food atau pangan biru menjadi relevan dan krusial. Buku ini hadir untuk menawarkan pandangan menyeluruh tentang blue food sebagai aset kelautan yang bisa menjadi fondasi masa depan yang lebih lestari. Pangan biru mencakup segala bentuk bahan pangan dari sumber akuatik mulai dari ikan, moluska, rumput laut, hingga tanaman air. Lebih dari sekadar sumber protein, blue food merupakan sistem pangan yang kompleks, berakar pada keanekaragaman hayati, nilai-nilai budaya lokal, dan beragam metode produksi, baik dari perikanan tradisional maupun budidaya modern.