Apabila dilihat dari rata-rata produksinya, ternyata tomat di Indonesia masih rendah, yaitu 6,3 ton/ha jika dibandingkan dengan negaranegara Taiwan, Saudi Arabia dan India yang berturut-turut 21 ton/ha, 13,4 ton/ha dan 9,5 ton/ha. Rendahnya produksi tomat di Indonesia disebabkan oleh varietas yang ditanam tidak cocok, kultur teknis yang kurang baik atau pemberantasan hama/penyakit yang kurang efisien serta pengaturan air dan pemberian nutrisi yang tidak teratur. Oleh karena itu diperlukan suatu sistem pembudidayaan tanaman tomat agar, serta pemberian nutrisi pada pola cocok tanam hidroponik secara otomatis. Di sinilah pentingnya pembahasan di dalam buku ini. Buku ini mengetengahkan suatu rancangan sistem yang dapat mengontol level air dan pemberian nutrisi sesuai kebutuhan tanaman tomat pada media tanam hidroponik menggunakan metode fuzzy logic guna mendapatkan kestabilan air dan nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman tomat.