De era digital yang terus berkembang dengan cepat, institusi kepolisian diharuskan untuk bertransformasi dalam cara berkomunikasi dan memberikan layanan kepada masyarakat. Buku ini menyajikan kajian mendalam mengenai bagaimana Kepolisian Resor Tanah Karo memanfaatkan platform media sosial instogram sebagai alat strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan membangun kepercayaan masyarakat. Transformasi digital dalam tubuh kepolisian bukan hanya sekadar mengikuti perkembangan teknologi, tetapi merupakan kebutuhan mendesak untuk menjembatani jarak antara institusi penegak hukum dan masyarakat yang dilayaninya. Polres Tanah Karo, sebagai salah satu instansi kepolisian di Sumatera Utara, menunjukkan inovasi progresif dalam merespons dinamika komunikasi publik melalui strategi pemanfaatan Instagram yang terencana dan terukur. Buku ini membahas secara mendalarn bagaimana Humas Poires Tanah Karo merancang dan melaksanakan strategi komunikasi digital yang tidak hanya informatif, tetapi juga dialogis dan responsil. Melalui konten-konten yang disusun dengan teliti, mulai dari informasi layanan kepolisian, edukasi tentang keamanan dan ketertiban, hingga liputan kegiatan community policing. Instagram menjadi saluran yang efektif dalam mengubah pandangan publik terhadap kepolisian dari institusi yang kaku dan tertutup menjadi lebih humanis dan mudah diakses Pembaca akan diajak untuk memahami berbagai aspek dari strategi komunikasi yang diterapkan, termasuk perencanaan konten, pemilihan visual yang menarik, waktu publikasi yang tepat, serta teknik interaksi dengan pengikut yang membangun keterlibatan yang bermakna. Lebih dari itu, buku ini juga menganalisis bagaimana strategi tersebut memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan aksesibilitas layanan, mempercepat penyebaran informasi penting, dan membangun transparansi dalam institusi kepolisian. Salah satu kekuatan utama dari buku ini adalah penyajian data empiris dan studi kasus konkret yang menunjukkan dampak positif dari strategi digital policing ini. Dari peningkatan jumlah pengaduan masyarakat yang terselesaikan, percepatan respons terhadap keluhan publik, hingga meningkatnya partisipasi masyarakat dalam program-program kepolisian semua mua ini tercatat sebagai bukti efektivitas pendekatan komunikasi digital yang tepat sasaran Namun, buku ini tidak hanya berfokus pada pencapaian. Dengan objektivitas, penulis juga mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan strategi ini, mulai dari keterbatasan sumber daya manusia yang kompeten di bidang media sosial, konsistensi konten, hingga pengelolaan umpan balik negatif dari publik. Analisis yang komprehensif ini dilengkapi dengan rekomendasi strategis yang aplikatif, sehingga buku ini tidak hanya memiliki nilai akademis tetapi juga praktis sebagai panduan bagi institusi kepolisian lain yang ingin mengembangkan strategi komunikasi digital serupa. Ditulis dengan gaya yang sistematis namun mudah dipahami, buku ini menjadi referensi penting bagi akadernisi di bidang komunikasi dan administrasi publik, praktisi humas kepolisian, pengambil kebijakan, serta siapa saja yang tertarik untuk memahami dinamika komunikasi institusi publik di era digital. Melalui studi kasus Polres Tanah Kara, buku ini menunjukkan bahwa transformasi digital bukan hanya berkaitan dengan teknologi, tetapi juga tentang bagaimana membangun hubungan yang lebih bermakna antara institusi publik dan masyarakat yang dilayaninya.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.