Dalam buku ini penulis menggunakan Bahasa Melayu Bengkulu dan membagi pantun dalam 5 jenis: Pantun Bejonggi (Jenaka), Muda Mudi, Petuah, Teka-Teki dan Anak-anak. Ibarat Daun Suluh, penulis mencoba membakarnya untuk membuatnya lebih besar. Semoga buku ini dapat membangkitkan kembali tradisi berpantun dan menulis pantun. Saran dan masukkan sangat diharapkan.