Tanah yang sesuai untuk budidaya tanaman cabai di Indonesia umumnya adalah tanah yang subur, gembur, dan memiliki drainase yang baik. Jenis tanah yang paling ideal adalah tanah andosol, latosol, atau regosol yang kaya akan bahan organik. Tanah ini mampu menyimpan air dengan cukup baik tanpa menyebabkan genangan, yang bisa merusak akar tanaman cabai. pH tanah yang optimal untuk cabai berkisar antara 5,5 hingga 6,8, yaitu sedikit asam hingga netral. Selain itu, tanah harus memiliki struktur yang baik agar akar cabai dapat tumbuh dengan leluasa dan menyerap nutrisi secara optimal. Di Indonesia, wilayah dataran rendah hingga dataran tinggi bisa menjadi lokasi yang cocok untuk budidaya cabai, asalkan kondisi tanahnya memenuhi syarat tersebut. Pengolahan tanah sebelum penanaman, seperti pembajakan dan pemberian pupuk organik, sangat penting untuk meningkatkan kesuburan dan memperbaiki struktur tanah. Rotasi tanaman juga disarankan untuk mencegah kelelahan tanah dan serangan hama serta penyakit. Dengan memilih jenis tanah yang sesuai dan menerapkan teknik budidaya yang baik, hasil panen cabai dapat lebih optimal dan berkualitas tinggi.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.