Kaidah-kaidah Ilmu Hadits Praktis

Agama Islam
Kaidah-kaidah Ilmu Hadits Praktis

3 MB
ebook
81 Dilihat
Penerbit
ISBN
978-602-453-505-6
Kategori
eISBN
978-602-475-186-9
Wishlist
Bagikan

Sinopsis

Pada dasarnya Ulumul Hadits telah lahir sejak dimulainya periwayatan hadits di dalam Islam, terutama setelah Rasul SAW., wafat, ketika umat merasakan perlunya menghimpun hadits-hadits Rasul SAW., dikarenakan adanya kekhawatiran hadits-hadits tersebut akan hilang atau lenyap. Para sahabat mulai giat melakukan pencatatan dan periwayatan hadits. Mereka telah mulai mempergunakan kaidah-kaidah dan metodemetode tertentu dalam menerima hadits, namun mereka belumlah menuliskan kaidah-kaidah tersebut. Adapun dasar dan landasan periwayatan hadits di dalam Islam dijumpai dalam Al-Quran dan hadits Nabi SAW. Dalam QS. Al-Hujarat ayat 6, Allah memerintahkan orang-orang yang beriman untuk meneliti dan mempertanyakan berita-berita yang datang dari orang lain, terutama dari orang fasik. Sementara dalam hadits disebutkan, “(Semoga) Allah membaguskan rupa seseorang yang mendengar dari kami sesuatu (hadits), lantas dia menyampaikannya (hadits tersebut) sebagaimana dia dengar, kadang-kadang orang yang menyampaikan lebih hafal daripada yang mendengar”. (HR. At-Tirmizi). Dalam ayat al Quran serta dua hadits tersebut jelas terdapat suatu prinsip ketentuan mengenai pengambilan suatu berita sekaligus tata cara dalam menerima suatu berita tertentu; dengan cara melakukan tabayyun (memperjelasnya) serta menelitinya dan agar hati-hati dalam menyampaikan suatu berita kepada orang lain. Dalam rangka melaksanakan perintah Allah dan RasulNya itu, maka para sahabat telah menetapkan ketentuanketentuan dalam menyampaikan suatu berita sekaligus dalam hal menerimanya, terutama ketika mereka meragukan terhadap kejujuran dari orang yang menyampaikan berita tersebut. Atas dasar ini, maka nampak jelaslah kedudukan serta nilai sanad dalam rangka untuk menerima atau menolak suatu berita.

Generated by AI ✨

Deskripsi Buku

Buku Buku ini membahas secara praktis dan komprehensif tentang ilmu hadits, khususnya dalam konteks kaidah-kaidah yang penting dalam memahami dan menilai kebenaran hadits. Buku ini ditulis oleh Dr. Juhana Nasrudin, M.Kom.I. dan Dewi Royani, M.H., yang merupakan tokoh-tokoh terkemuka dalam bidang ilmu hadits. Buku ini memberikan penjelasan tentang sejarah perkembangan ilmu hadits, mulai dari masa sahabat hingga tabi’in, serta membahas pengklasifikasian hadits menjadi hadits shahih, hasan, dan dha’if. Selain itu, buku ini juga menjelaskan berbagai jenis hadits dha’if yang disebabkan oleh cacat pada sanad, seperti hadits mursal, munqathi’, mu’dhol, muallaq, dan mudallas. Penjelasan ini dilengkapi dengan contoh-contoh yang jelas dan mudah dipahami, sehingga memudahkan pembaca dalam membedakan tingkat kekuatan dan kelemahan hadits. Buku ini juga mencakup informasi terkait hukum dan sanksi pelanggaran hak cipta sesuai dengan UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, termasuk fungsi dan sifat hak cipta, serta pembatasan pelindungan hak cipta dalam beberapa kondisi tertentu. Informasi ini memberikan wawasan penting bagi pembaca yang ingin memahami hak cipta dan tanggung jawab hukum terkait penggunaan karya cipta. Dengan struktur yang terorganisir dan penjelasan yang jelas, buku ini menjadi sumber yang sangat bermanfaat bagi para pemula maupun yang ingin memperdalam pemahaman tentang ilmu hadits dan hukum cipta.

Tags:
Keyword:

Untuk membaca, silahkan unduh aplikasi di bawah ini:

playstore windows appstore macos macos-mx

Orang Lain Juga Membaca Buku Ini

Buku Lainnya dari Juhana Nasrudin; Dewi Royani

Selengkapnya

Buku Lainnya dari Penerbit Deepublish

Selengkapnya

Buku Lainnya dari Kategori Agama

Selengkapnya

Buku Lainnya dari Sub Kategori Agama Islam

Selengkapnya

Buku Terbaru

Buku Terpopuler

Selengkapnya
Kaidah-kaidah Ilmu Hadits Praktis

Kaidah-kaidah Ilmu Hadits Praktis

Juhana Nasrudin; Dewi Royani

Preview
Hubungi Kami
cara-membaca-buku