Puisi-puisi dalam antologi ini saya tulis sebagai upaya menangkap bisikan-bisikan langit yang mulai lelah. Saya ingin mengajak pembaca untuk melihat ke atas, dan menyadari bahwa luka-luka itu bukan hanya milik bumi, tapi juga milik langit yang selama ini kita abaikan. Melalui puisi, saya belajar bahwa lingkungan bukan hanya latar hidup kita, tapi juga bagian dari tubuh dan jiwa kita. Ketika langit terluka, kita pun sebenarnya sedang kehilangan arah
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.