Sebuah upacara adat Jawa yang menandai momen pertama kali seorang anak menginjakkan kaki di tanah, yang biasanya dilakukan ketika anak berusia tujuh atau delapan bulan. Tradisi ini memiliki makna mendalam sebagai simbol kesiapan anak untuk mulai mengenal dunia dan belajar berjalan, sekaligus ungkapan rasa syukur kepada Sang Pencipta atas pertumbuhan dan perkembangan anak. Di Semarang, pelaksanaan Tedhak Siten memiliki ciri khas tersendiri yang mencerminkan akulturasi budaya Jawa dan nuansa lokal kota pesisir ini. Tulisan ini mengulas tahapan-tahapan prosesi, seperti pembuatan bubur tujuh warna, perjalanan simbolis anak melewati tangga yang terbuat dari tebu, serta ritual pencucian kaki. Selain itu, juga diuraikan nilai-nilai filosofis di balik setiap tahap, seperti pengajaran tentang kerja keras, doa untuk keselamatan, dan harapan akan masa depan yang cerah bagi sang anak.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.