Datanglah ke Makassar Biennale hanya membawa diri selayaknya warga biasa! Apakah dengan berjalan kaki menyusur relung kampung kota, menghidu aroma masakan yang menguar dari dapur warga di sepanjang perjalanan, juga membaui palung got pekat yang mengitar dan membuntu di permukiman, atau menyaksikan sejauh mana perubahan kotamu setelah merantau bertahun-tahun.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.