Pandemi Covid-19 memukul kinerja Garuda Indonesia sejak awal tahun ini. Laporan keuangan perusahaan kuartal III yang dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia pada awal bulan ini menunjukkan Garuda merugi US$ 1,07 miliar atau sekitar Rp 15,3 triliun
Unduh untuk perangkat lain: