Buku ini menyajikan bagaimana anak usia dini memperoleh kalimat yang ditinjau dari perepsktif gender. Pemerolehan bahasa yang difokuskan pada pemerolehan kalimat pada anak laki-laki dan perempuan menjadi topik utama dalam buku ini. Minimnya sumber referensi bahasa Indonesia mengenai kajian Psikolinguistik khusunya, kehadiran buku ini dapat menjadi referensi pilihan bagi mahasiswa, dosen, peneliti, bahkan orang tua terkait bagaimana anak usia dini memperoleh bahasa. Dalam menyajikan keempat topik utama dari buku ini, penulis menggunakan tiga landasan teoretis untuk memahami bagaimana pemerolehan kalimat pada anak usia dini dalam perepektif gender. Pertama penulis menyajikan sudut pandang peerolehan bahasa pada anak usia dini dalam perspektif psikolinguistik. Kedua, penulis menggunakan landasan teoretis terkait pemerolehan kalimat pada anak usia dini yang ditinjau dari kajian sintkasis dan teori interaksionalis. Teori ini menjadi kajian yang "baru" sebab belum ada sebelumnya, buku yang membahas secara khusus bagaimana anak usia dini memperoleh kalimat. Ketiga penulis menyajikan landasan gender untuk melihat perebedaan pemerolehan kalimat pada anak laki-laki dan perempuan.