Yesi, seorang siswi kelas X di salah satu SMA negeri di Bandung, telah memiliki jiwa wirausaha yang berkobar sejak lulus SMP. Pelajaran Prakarya Pengolahan yang ia dapatkan saat SMP rupanya menancap kuat di benaknya, menumbuhkan ide kreatif untuk berjualan seblak. Baginya, seblak bukan hanya sekadar camilan pedas, tetapi juga peluang untuk meraih kemandirian finansial di usia muda. Setiap hari, sepulang sekolah hingga menjelang petang, teras rumah Yesi berubah menjadi lapak seblak sederhana namun ramai. Berbagai macam topping tersaji rapi, mulai dari kerupuk, makaroni, bakso, sosis, hingga ceker ayam yang menjadi favorit banyak pelanggannya. Yesi meracik sendiri bumbu seblaknya, menciptakan cita rasa yang khas dan berbeda dari seblak-seblak lain yang pernah ada.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.