Sampai sekarang, perempuan Jawa tidak melupakan Kartini, meski hanya sebagian kecil yang pada hari Kartini mengenakan kain kebaya. Tapi dengan sikap biasa-biasa, Kartini masa kini bisa mengagungkan Kartini. Nalarnya gimana? Bertanya lagi Toean Gossip dengan mendesak. Rerasan menjawab bahwa dewasa ini, kehidupan di sekeliling semakin hari semakin penuh dengan ketidak jujuran. Orang yang baik-baik semakin diplekotho dan dibodohi. Semakin diam, semakin diinjak. Orang tanpa malu memborong kesempatan. Menutup jalan bagi orang lain. Kalau bisa semuanya mau dipek dhewe. Kadang-kadang, seperti ini juga terjadi di pusat kegiatan budaya dan kemanusiaan. Keadaan semakin hari semakin mengerikan. Karena tidak ada lagi rasa rikuh dan pekewuh. Apa yang disebut teman hanyalah sementara. Begitu menyangkut kepentingan sendiri, siapa pun menjadi lawan ... Nah, pada kesempatan itu Kartini-Kartini masa ini harus tampil dengan membawakan semangat kesejukan dan keindahan hati.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.