SETIAP orang pasti memiliki kenangan tentang buku pertama yang diterima dari seseorang dan kemudian dilihat atau dibaca dengan penuh kekaguman. Mungkin hanya covernya, gambargambar di dalamnya, atau kisah yang tersaji. Pemberi buku dapat orangtua, keluarga, guru dan orang lain.
### Ketika Drs. Margono (alm) meninggalkan dunia, ia meninggalkan lebih dari sekadar ratusan buku di dalam perpustakannya. Buku-buku berisi sembilan cerita mini yang pernah dimuat di Harian Bernas pada tahun 1995. Cerita-cerita ini menggambarkan pengalaman pribadi penulis tentang literasi, khususnya cerita tentang bacaan dan perpustakaan. Buku ini juga diisi dengan refleksi pribadi penulis tentang kenangan berharga yang dihabiskan di perpustakaan keluarganya. Cerita pertama mengenai Heru, seorang anak yang suka membaca, menunjukkan bagaimana bacaan dapat menjadi hiburan dan pendidikan bagi anak-anak. Sebuah pertemuan antara teman-teman Heru menunjukkan bagaimana kegiatan membaca dapat menjadi sarana untuk berbagi ide dan pendapat. Buku ini tidak hanya tentang cerita-cerita masa kecil, tetapi juga tentang pentingnya literasi dalam kehidupan. Dengan membagikan pengalaman dan cerita tersebut, penulis berharap pembaca, terutama cucu-cucunya, akan lebih menghargai kegiatan membaca dan menulis. Buku ini berisi saran dan inspirasi untuk merayakan Hari Kunjung Perpustakaan pada 14 September, menekankan pentingnya akses ke perpustakaan dan bacaan. ini dirancang untuk menarik minat pembaca dan memberikan gambaran singkat tentang isi dan tujuan buku.
Unduh untuk perangkat lain: