Rama berhenti melangkah. Wajahnya tetap panik kebingungan. Rama yang bisa mengendalikan diri bila mengahadapi keadaab apa pun terkait dirinya ataupun urusan kerajaan negeri Ayodya atau kisut keadaan Pesanggrahan Dandaka sekalipun, ternyata tetap rapuh menghadapi kenyataan bahwa siang itu dia telah kehilangan istrinya. Rama mulai sadar bahwa dia terlalu melihat sepele perihal kebersamaannya dengan Sinta. Sorot mata Rama memperlihatkan bahwa dia kini melihat Sinta sebagai sebuah sesuatu yang penting melebihi apa pun. Namun itu semua timbul justru saat Rama kehilangan Sinta.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.