Fenomena indie terus tumbuh dan berkembang selama masih ada kegelisahan dari komunitasnya. Riko Prayitno suatu waktu pernah merasa bosan dengan lagu yang diputar di sejumlah radio. Pentolan grup band Mocca ini ingin sesuatu yang berbeda. “Saya bosan dengan yang itu-itu aja. Kami mau musik dengan gaya kami sendiri,” kata Riko, 29 tahun, kepada Tempo pekan silam.
### Buku ini berfokus pada kisah-kisah dan perjalanan musik indie di Indonesia, dari berbagai sudut pandang. Mulai dari pemahaman hukum terkait hak cipta (Undang-Undang No. 28 Tahun 2014) dan implikasinya bagi industri musik indie, hingga perkembangan teknologi dan digitalisasi dalam industri musik. Buku ini juga membahas bagaimana masyarakat di berbagai kota di Indonesia, termasuk Yogyakarta dan Bandung, berusaha meningkatkan minat baca dan literasi melalui berbagai inisiatif seperti program pengiriman buku gratis dan street library. Selain itu, buku ini juga menjelaskan dinamika perubahan pola baca masyarakat, di mana smartphone telah menjadi media utama untuk mengakses informasi dan bacaan. Dengan demikian, buku ini memberikan gambaran lengkap tentang bagaimana industri musik indie di Indonesia berkembang dan berinteraksi dengan dinamika sosial dan teknologi yang ada.
Unduh untuk perangkat lain: