Serangan kepada kiai atau tokoh agama serentak terjadi di banyak daerah. Pelakunya sama: mereka yang bertingkah seperti orang gila ketika tertangkap. Intelijen kecolongan, polisi belum berhasil memetakan hubungan-hubungannya.
### Buku ini berfokus pada fenomena literasi di Indonesia dan upaya yang dilakukan untuk meningkatkannya. Mengawali dengan penjelasan tentang pentingnya literasi dalam mengukur kualitas pendidikan, penulis menyajikan hasil survei yang menunjukkan peringkat Indonesia di bawah rata-rata negara-negara ASEAN. Kajian lebih lanjut menggali potensi teknologi, khususnya smartphone, untuk memfasilitasi akses terhadap bahan bacaan. Oleh karena itu, penulis menekankan pentingnya buku-buku dalam format digital atau e-book yang dirancang khusus untuk smartphone. Berkat usaha dari Pusat Data dan Analisa TEMPO, buku ini menghadirkan berbagai kategori e-book, mulai dari kesehatan, pendidikan, seni dan budaya, hingga e-book hiburan yang berisi informasi tentang Indonesiana. Setiap bab membahas aspek literasi dan upaya peningkatannya dari berbagai perspektif, termasuk kajian hukum terkait perlindungan hak cipta e-book. Dalam bab "Menyelidiki Penyerangan Terhadap Pemuka Agama, Fakta atau Hoax?", penulis menyajikan kasus yang mengejutkan di Pandeglang, Banten, yang melibatkan penebangkan niat pembunuhan terhadap pemuka agama dengan upah. Kasus ini menunjukkan kompleksitas isu keamanan dan intoleransi di kalangan masyarakat. Buku ini bertujuan untuk memberikan wawasan mendalam tentang literasi di Indonesia, upaya-upaya yang telah dilakukan, serta tantangan yang dihadapi dalam mendorong peningkatan literasi dan akses bacaan.
Unduh untuk perangkat lain: