Pencemaran Sungai Bengawan Solo oleh industri mencapai titik yang mengkhawatirkan. Dari 85 perusahaan yang membuang limbah ke sungai terpanjang di Jawa itu, hanya 18 yang memiliki izin pembuangan. Perusahaan pemegang izin pun masih membuang limbah di atas baku mutu. Liputan ini bagian dari program Investigasi Bersama Tempo yang terselenggara berkat kolaborasi Tempo, Tempo Institute, dan Free Press Unlimited.
Sinopsi singkat Buku ini mengeksplorasi permasalahan literasi dan minat baca di Indonesia melalui berbagai konteks. Dimulai dengan analisis tentang pentingnya akses terhadap sumber bacaan, buku tersebut menggambarkan bagaimana kemudahan akses ke e-book yang dirancang khusus untuk perangkat smartphone dapat mempercepat dan mempermudah proses membaca. Penulis menyoroti upaya pemerintah dan organisasi lain seperti Pusat Data dan Analisa TEMPO dalam menyajikan konten literasi melalui format e-book, yang diharapkan akan meningkatkan minat baca seiring dengan pergeseran tren media pembacaan dari tercetak ke digital. Buku juga mendokumentasikan dampak pencemaran lingkungan pada kualitas sumber daya manusia. Cerita Giyem, seorang ibu yang mengalami iritasi kulit karena mencuci kaki di sungai yang tercemar limbah industri, menunjukkan bagaimana polusi air dapat mempengaruhi kesehatan masyarakat secara langsung. Ini menjadi latar belakang untuk diskusi lebih luas tentang pentingnya perbaikan sistem pengelolaan limbah dan perlindungan lingkungan. Berdasarkan fakta-fakta tersebut, buku ini menawarkan solusi praktis dan strategi untuk membangun literasi yang lebih baik di Indonesia. Selain itu, penulis juga mencerminkan tren perpindahan media pembacaan dari cetak ke digital dan memberikan contoh program-program seperti GPMB dan street library yang berusaha meningkatkan minat baca masyarakat melalui inovasi dalam penerapan teknologi. Cover belakang buku dapat ditulis dengan sinopsi ini, menekankan pentingnya literasi dan akses ke sumber informasi yang tepat serta dampak lingkungan terhadap kesehatan publik.
Unduh untuk perangkat lain: