Sejumlah lembaga swadaya masyarakat mengubah perilaku masyarakat. Mereka mengubah sejumlah kebiasaan buruk masyarakat, seperti buang air di kebun dan sungai menjadi di kamar mandi. Masyarakat nomaden yang buta huruf diajari membaca dan bahkan menulis buku. Cara sederhana memasuki peradaban.
Cover Belakang Buku --- Mengubah Perilaku, Memasuki Peradaban *Tim Penyusun Pusat Data dan Analisa TEMPO* Dalam era digital yang semakin mendominasi, literasi menjadi kunci untuk menentukan kualitas pendidikan dan kemajuan suatu bangsa. Buku ini berfokus pada upaya-upaya yang telah dilakukan untuk meningkatkan minat baca dan literasi nasional di Indonesia, termasuk melalui pengembangan e-book yang disesuaikan dengan layar smartphone. Kita melihat bagaimana e-book kesehatan, pendidikan, profil tokoh, seni dan budaya, pendidikan politik, ekonomi, dan e-book hiburan seperti Indonesiana, telah menjadi alat penting dalam mempromosikan literasi. Lebih lanjut, buku ini juga menjelaskan bagaimana upaya-upaya lokal, seperti gerakan GPMB di Yogyakarta dan program street library di Bandung, berperan dalam mendorong minat baca. Selain itu, buku ini juga menyentuh aspek kesehatan, seperti penurunan angka penderita penyakit cacingan di Kepulauan Seribu, yang menunjukkan dampak positif dari penyuluhan dan pengobatan cacingan. Pada akhirnya, buku ini mengajak kita untuk bersama-sama berkontribusi dalam meningkatkan literasi dan minat baca di masyarakat. --- singkat ini dirancang untuk memberikan gambaran tentang isu-isu utama yang dibahas dalam buku, seolah-olah untuk cover belakang buku.
Unduh untuk perangkat lain: