BADAN Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan tingkat kegawatan wabah virus pernapasan MERS di Timur Tengah meningkat, tapi belum menjadi ancaman kesehatan global
### Buku ini mengekspos tantangan kesehatan global yang dihadapi oleh dunia, khususnya terkait wabah virus MERS (Middle East Respiratory Syndrome). Berawal dari penemuan virus MERS-CoV pada September 2012 di Timur Tengah, penulis menjelaskan perjalanan dan dampak serius virus ini terhadap populasi. Terdapat sekitar 530 kasus yang terkonfirmasi hingga saat ini, dengan sekitar 30% dari korban mengalami kematian. Meskipun virus ini telah menyebar ke beberapa negara di Asia dan Eropa, sebagian besar kasus terjadi di Arab Saudi dan negara-negara di sekitarnya. Buku ini juga membahas upaya ilmuwan internasional untuk menemukan solusi, termasuk penelitian yang dilakukan oleh tim gabungan dari Tsinghua University, Sichuan University, dan The University of Hong Kong. Mereka berhasil mengisolasi dua antibodi monoklonal yang dapat menetralisasi virus MERS. Selain itu, buku ini juga menyentuh aspek literasi kesehatan dan pentingnya peningkatan kesiapan pemerintah dalam menghadapi wabah kesehatan global. Menurut data dari World's Most Literate Nations, tingkat literasi suatu negara dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk ketersediaan perpustakaan, koran, dan akses ke bahan bacaan digital melalui perangkat seluler. Buku ini diharapkan dapat memberikan wawasan tentang tantangan medis dan sosial yang dihadapi dunia, serta upaya yang dilakukan oleh berbagai pihak untuk mengatasinya.
Unduh untuk perangkat lain: