Apakah kamu pernah memiliki begitu banyak hal di pikiran yang membuatmu susah untuk tidur? Susah untuk berhenti memikirkan kemungkinan-kemungkinan terburuk yang terjadi di masa depanmu? Pemikiran tersebut biasanya tak terbantahkan, bisa menguasai hidupmu terutama di masa-masa kamu mengalami kebuntuan dalam hidupmu, bahasa kerennya adalah overthinking. Overthinking biasanya dianggap berdampak negatif. Namun, sebenarnya overthinking tidak selalu berdampak buruk ketika kita bisa me-manage-nya dengan baik. Buku ini menjelaskan bagaimana kita berdamai dengan overthinking. Para overthinking akan dimengerti oleh orang-orang yang mengalami overthinking itu sendiri. Jika kamu salah satu dari mereka, mari bersamaku untuk memahami diri sendiri melalui buku ini.
### Buku ini menggambarkan perjalanan seorang penulis yang mencari inspirasi di Kerajaan Merapi, sebuah simbol yang melambangkan perubahan dan kekuatan alam. Setiap jurnal membawa pembaca ke berbagai momen menarik dari bertemu tokoh-tokoh misterius di Jurnal 18, hingga menjelajahi anomali misterius di Candrageni dalam Jurnal 19. Di Jurnal 20, pembaca akan disambut oleh keributan dan petualangan malam yang tak terduga, sementara Jurnal 21 mengajak kita untuk memahami persatuan dalam keberagaman. Jurnal 22 membawa kita kembali ke dunia Gunung Merapi, dengan janji yang mungkin sulit dipenuhi. Jurnal 23 mengungkap misteri di balik layar, dan Jurnal 24 menggabungkan elemen gunung dan laut dalam perjalanan spiritual yang mendalam. Epilog memberikan gambaran tentang refleksi penulis terhadap kisah yang telah ditulis, menambah nuansa keunikan pada cerita ini.
Unduh untuk perangkat lain: