Tahun 1993, Iwan memutuskan tetap berangkat walaupun ditempatkan bekerja di Provinsi yang genting dan gawat. Mendengar kabar itu, tentu kedua orang tuanya senang. Sebab mencari kerja tidaklah gampang, walaupun gelar sarjana sudah disandang. Dan Iwan termasuk beruntung. Selang enam bulan setelah wisuda, pada September 1992, dia bisa langsung diterima bekerja. Sebenarnya ayahnya gelisah. Dia tahu betapa anaknya akan menemui hal yang tidak diduganya berkaitan tempat tugasnya di Dili, Timor Timur. Provinsi itu rawan bencana perang saudara.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.