Pengabaian, penolakan, pengkhianatan, penghinaan, perlakuan kasar dan ketidakadilan yang dialami seseorang, akan mengambil tempat di dalam dirinya sebagai luka batin. Kemudian luka batin itu mewujud sebagai rasa kecewa, sedih, marah, dan emosi negatif lainnya. Sebagian orang memilih untuk memendam luka dan tidak pernah membicarakannya. Beberapa yang lain bahkan tidak mengerti tentang lukanya sendiri dan tidak tahu cara mengekspresikannya.
singkat buku "Heal from The Things You Don’t Talk About; Jangan Biarkan Lukamu Mengiris Sedalam Kau Membiarkannya" oleh Putri Lestari Buku ini mengajak pembaca untuk menghadapi luka batin yang terbentuk dari pengabaian, penolakan, dan perlakuan kasar. Melalui narasi sederhana, penulis menggambarkan bagaimana emosi negatif seperti kecewa, marah, dan sedih ditempatkan ke dalam "kantong penyimpan luka". Penumpukan luka ini berat dan menghalangi perjalanan hidup. Namun, buku ini juga menyajikan solusi berbicara secara jujur tentang luka, mengidentifikasi perasaan, dan mengatasi pemikiran negatif yang mempengaruhi keputusan kita. Meski terkadang orang lain tidak memberikan ruang untuk berbicara, buku ini menegaskan bahwa berbicara tentang luka penting dan bisa mempengaruhi perubahan positif dalam diri. Dengan mengungkapkan luka, kita bisa memulai proses penyembuhan dan mengatasi perilaku negatif yang dihasilkan oleh luka batin.
Unduh untuk perangkat lain: